Memperkenalkan Media Hiperlokal

2.4.1 Memperkenalkan Media Hiperlokal Media hiperlokal adalah hasil dari inovasi media atas kehadiran teknologi media berbasis digital. Teknologi media yang bersentuhan dengan digital berperan langsung atas pengembangan media hiperlokal. Produsen mampu menciptakan produksi konten untuk konsumen area lokal dengan meninggalkan batasan geografis. Seperti yang diungkap Hartley (2010) bahwa karakteristik hiperlokal tidak ditentukan lagi oleh wilayah … Read moreMemperkenalkan Media Hiperlokal

6.3 Keterbatasan Penelitian

Penelitian ini menggunakan paradigma konstruktivis yang mengeksplorasi bagaimana pengelola media komunitas mengembangkan inovasi penyiaran konten seni dan budaya dalam format media hiperlokal. Pendekatan kualitatif dengan strategi etnografi memberikan peluang bagi peneliti untuk menggambarkan aktivitas komunikasi yang lebih mendalam pada keseharian komunitas budaya. Melalui etnografi, beragam pertimbangan dan dinamika yang terjadi dalam komunitas budaya diungkapkan secara … Read more6.3 Keterbatasan Penelitian

3.4.4 Penelitian Tindakan Etnografi

Studi ini menggunakan penelitian tindakan etnografi (Hartmann, Fischer, dan Haymaker 2009) untuk tujuan melaporkan temuan. Peneliti terinspirasi dengan apa yang telah dikerjakan oleh Tacchi (2009) dalam mengembangkan metode etnografi untuk kajian komunitas. Penelitian tindakan etnografi menggabungkan implementasi sebuah sistem dalam praktik dengan pengamatan etnografi. Jenis metode ini relevan dalam domain pengembangan masyarakat (Tacchi, Slater, & … Read more3.4.4 Penelitian Tindakan Etnografi

3.4 Membuat data: Kombinasi Pengumpulan Data

Pada studi ini, seperti yang disebutkan pada bagian sebelumnya, peneliti turut terlibat dalam komunitas Bali Buja melalui partisipasi pengembangan gagasan media komunitas. Menurut Agar (1996), kecurigaan dapat dirasakan kelompok masyarakat atau organisasi jika terdapat ‘orang asing profesional’ yang mengharapkan akses secara intim. Namun, keterlibatan tersebut, kemudian menjadi bagian strategi sebagai perwujudan aktivitas penelitian tindakan. Seperti … Read more3.4 Membuat data: Kombinasi Pengumpulan Data

Media Komunitas Galuh Prambanan Televisi

5.3.1      Media Komunitas Galuh Prambanan Televisi Pada bagian sebelumnya peneliti telah memaparkan konsep media komunitas dan istilah media alternatif. Media komunitas dapat didefinisikan sebagai media alternatif (Atton, 2015; Couldry, 2002) yang memiliki organisasi media dan praktik dengan berbagai tujuan, teknologi, konten, genre, cara pengorganisasian, dan sumber pendanaan (Pandit & Chattopadhyay, 2018). Media alternatif dapat memiliki pemahaman yang berbeda dengan … Read moreMedia Komunitas Galuh Prambanan Televisi

Radio Komunitas Bayat

5.3.2      Radio Komunitas Bayat Sekilas mengenai sejarah radio komunitas di Indonesia, memang kemudian terdapat pembatasan-pembatasan yang diatur oleh pemerintah. Hal ini semata untuk menjaga keteraturan dalam berbagi informasi dan meminimalisir benturan yang terjadi antar warga masyarakat yang ingin berekspresi. Keberadaan peraturan jangkauan siaran 2,5 kilometer frekuensi misalnya yang cukup sering digaungkan oleh pejuang radio komunitas, tentu … Read moreRadio Komunitas Bayat

5.2.1      Komunikasi Partisipatif Dalam Media Komunitas Media komunitas lahir atas pergerakan sekelompok masyarakat yang tidak ingin terpengaruh dengan kekuasaan media arus utama. Media arus utama seperti televisi misalnya, akan secara spesifik menampilkan konten-konten yang bersifat umum dapat dikonsumsi oleh siapapun yang sedang memiliki kendali atas remote control. Kebutuhan khalayak menjadi seakan disesuaikan dengan arah tujuan para … Read more

5.2.2      Komunikasi Media Baru di Komunitas Budaya Bali Buja Komunitas Bali Buja sebagai paguyuban atau perkumpulan dari beragam komunitas seni terdapat di Klaten memiliki aktivitas daring melalui media sosial seperti Facebook dan aplikasi YouTube. Seperti yang diungkapkan dalam penelitian terdahulu tentang pemanfaatan teknologi media khususnya media baru yang mengubah infrastruktur dan ritme kehidupan sehari-hari (Horst, 2020; López-Gómez … Read more

DAFTAR REFERENSI Achimugu, P., Oluwagbemi, O., Oluwaranti, A., & Afolabi, B. (2009). Adoption of Information & Communication Technologies in Developing Countries: An Impact Analysis. JITI Journal of Information Technology Impact. Abdullah, M., & Anggraeni, M. (2020). Conservation of Javanese Cultural Haritage As Strategy to Strengthen the Nation Characterand Maintain the Local Wisdom (Case Study Lagu … Read more

6.2       Rekomendasi Penelitian ini membuka jalan dalam kajian media komunitas dan media hiperlokal dalam beberapa cara. Sebagai pengantar dalam rekomendasi, berikut pertanyaan utama peneliti: bagaimana komunitas budaya mempertahankan kebudayaan lokal melalui pengembangan media komunitas berbasis teknologi media, khususnya untuk memfasilitasi praktik kesenian dari komunitas budaya. Dengan mengacu pada pertanyaan utama tersebut, komunitas budaya dimungkinkan untuk berpartisipasi. … Read more